Islam Moderat
            Oleh: Abdul Ramadhan


Islam Moderat, benarkah istilah Islam moderta difahami oleh mereka yang sekuler ataupun liberal.? Kata Islam Moderat sudah tak asing lagi, telah dipopulerkan oleh berbagai kalangan baik bagi para cendikiawan, penceramah, akademisi aktifis dan para intelektual . Istilah Islam Moderat juga sudah beredar diberbagai media masa dalam mengemban Risalah Islam, bahkan diakhir-akhir ini istilah Islam Moderatpun sangat tren,  dizaman globalisasi dijelaskan Islam Moderat merupakan  corak keberislaman yang baik.
Awal kemunculan istilah Islam moderat, Istilah ini dipakai oleh mereka yang tidak ketinggalalan zaman, sehingga akan menjadi perbincangan Hangat dimasing-masing kalangan, dengan berbagai argumen dan opini. Istilah Islam moderat tidak semua komunitas pro dengan Istilah ini, artinya masih ada komuntas yang lain justru kontra bahkan bertolak belakang, ana sebagai salah satu muslim yang punya hak untuk beropini, mencoba bertabayun tentang istilah Islam moderat.
Kata istilah Islam Moderat  tidak memiliki makna yang jelas, Istilah Moderat berasal dari bahasa Latin, moderare yang artinya mengurangi atau mengontrol. Islam Moderat adalah suatu jenis penafsiran atas Islam yang tak menyetujui kekerasan sebagai metode perjuangan. Islam moderat dicetus oleh negara Amerika serikat sejak tahun 2001, adapun antonim dari moderat itu adalah fundamental (radikal, ekstrim ) istilah ini memang benar adanya dan kita akui, istilah yang asing, dan faktanya istilah Islam moderat ini memang dicetus oleh negara Amerika.
Islam moderat didefinisi  sebagai nilai-nilai Islam yang dibangun atas dasar pola pikir yang lurus dan pertengahan. Dalam Islam moderat mengandung nilai Islam, pola pikir yang lurus dan tidak menyeluruh, hanya sebatas pertengahan atau stengah-setengah, sehingga memiliki makna yang sangat lemah. padahal Islam mengajarkan nilai, Islam juga memiliki kerangka berpikir yang berasal dari Islam itu sendiri, pola pikir islam itu jelas lurus juga menyeluruh.
Ketika kita disodorkan sebuah pertanyaan, bagaimana pandangan Islam moderat tentang Hukum Demokrasi dalam Islam, atau bagaimana pandangan Islam Moderat tentang komunisme, disisi lain konsep tertentu punya jawaban tersendiri , punya sudut pandang sendiri, apakah kemudian Islam moderat mengambil jalan tengah, disisi lain konseptual punya pandangan yang pro dan kontra dalam sudut pandang terhadap persoalan tadi, atau pertanyaan tadi, apakah Islam Moderat menagambil jalan Tengah yaitu antara pro dan kontra.
Islam yang punya konseptual yang begitu Indah, aqidah yang lurus, yang mengatur segala aspek kehidupan yang datangnya dari maha Pengatur Allah Azzawazallah, tuntas dalam melihat persoalan bukan mengambil jalan tengah seperti Islam Moderat. Adapun dasar dalil yang mendukung Islam Moderat Ini yaitu



وَكَذَلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا
Artinya :  “Dan demikianlah aku jadikan kalian sebagai umat yang pertengahan”                       (Qs. Al-Baqoroh ayat 143).  Kalau kita melihat ayat ini secara lengkap memiliki makna yang memag perlu dihubungkan antara kalimat berikutnya bukan mengartikanya hanya sebagian, sepotong atau setengah-setengah , Makanya dengan dalil ini pula menjadi landasan mereka . Kalau dipatokan dengan sepotong ayat ini, menjadi dalil yang pas untuk Istilah Islam moderat itu sangat keliru, karena mereka mengartikan separuh, sehingga faham Islam moderatpun setengah atau separuh, bukan kaaffah.
وَكَذَلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيدًا وَمَا جَعَلْنَا الْقِبْلَةَ الَّتِي كُنْتَ عَلَيْهَا إِلا لِنَعْلَمَ مَنْ يَتَّبِعُ الرَّسُولَ مِمَّنْ يَنْقَلِبُ عَلَى عَقِبَيْهِ وَإِنْ كَانَتْ لَكَبِيرَةً إِلا عَلَى الَّذِينَ هَدَى اللَّهُ وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُضِيعَ إِيمَانَكُمْ إِنَّ اللَّهَ بِالنَّاسِ لَرَءُوفٌ رَحِيمٌ                                                                                                                                                                                Arinya “Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah; dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia”
Dalam ayat diatas mereka dalam menerjemahkanya sangat keliru, أُمَّةً وَسَطًا yang seharusnya diartikan sebagai “umat yang adil” justru mereka mengartikanya sebagai  umat yang pertengahan” inilah kekeliruan kalau menerjemahkan sepotong sajah akan berdampak buruk, dan akibatnya keliru.
Perlu kita ketahui bahwa diIndonesia, tokoh-tokoh pemuka negeri ini sangat pro dengan Islam Moderat, Islam itu harus moderat, yang berkomimen melawan  Islam Fundamental yang menjunjung tinggi nilai demokrasi, karena Negara Indonesia adala negara demokrasi idenya orang barat, kalau umat Islam menyadari, inilah ancaman besar bagi umat islam, pemikiran barat untuk menghancurkan kita umat Islam.
Kemudian muncul pertanyaan, bagi yang konta dengan Islam moderat, apakah mereka termasuk kategori islam fundamental.?  Ingat.!! Istilah Islam Moderat dan Islam Funda mental itu sendiri ide-idenya orang-orang barat untuk memecah belahkan Umat Islam. Istilah Islam moderat  yaitu Islam yang tidak anti barat, Islam yang tidak bertentangan dengan Ideologi Barat yang menanamkan nilai-nilai demokrasi, sedangkan Islam Fundamental adalah Islam yang ingin menerapkan sistem Islam atau Islam kaffah, Islam yang melawan ide-idenya orang barat, bahkan bagi orang barat ini adalah ancaman bagi mereka dan peradaban mereka.

 Berikut kutipan, Noam Chomsky dalam Pirates and Emperors, Old and New International Terorism in The Real World (new edition, 2002), mengatakan: “We note another pair of Newspeak concepts: ‘extremist’ and ‘moderate,’ the latter referring to those who accept the position of the United States, the former to those who do not.” (Kita mencatat sepasang konsep basabaru: ‘ekstrimis’ dan ‘moderat’; predikat ‘moderat’ disandangkan pada pihak-pihak yang mendukung kebijakan AS dan sekutunya. Sementara predikat ‘ekstrimis’ disandangkan pada pihak-pihak yang menantang, mengancam, mengusik kebijakan AS dan sekutunya).
Dengan kutipan diatas merupakan pernyataan yang sangat jelas, pelajaran bagi kita umat Islam, Istilah Islam moderat, radikal, ekstrim, itu semua idenya orang barat untuk mrnghancurkan umat Islam dan mudah menerima ide-ide orang barat, sehingga dengan mudah mereka menjajah umat Islam tentunya dan Islam mau menerima ideologi, nilai-nilai, dan peradaban Barat serta berbagai kepentingan mereka.
Didalam ajaran Islam, ngga ada yang namanya Islam Moderat, Islam Fundamental, islam radikal, islam ekstrim, yang ada adalah Islam( kaffah Islam yang sempurna). Islam yang mengatur segala sendi kehidupan, Islam yang menyelesaikan semua persoalan yang ada, mulai masuk wc hingga ke istana pemerintahan, dari kita tidur hinnga kita tidur kembali.
Semoga Tulisan ini bermanfaat bagi kita semua, menyelamatkan kita dari pemikiran-pemikiran orang barat, yang memusuhi umat Islam dan ingin menghancur, memecahbelahkan umat Islam, dengan berbagai macam cara mereka  salah satunya dengan pemikiran mereka, ide mereka yang sedemikian rupa untuk memecahkan umat Islam.




Komentar

  1. Manatab.. mas ramadhan.. sy setuju dg isi tukas ini yg mengupas kesestatan cara berfikir kaum sekuler wa liberal, yg dg PEEDenya mereka selalu asal comot potongan ayat hanya untuk memenuhi syahwat penyesatan mereka...

    BalasHapus
  2. Betul, Biasanya orang orang sekuler, demokrasi itu menjual ayat-ayat Allah demi kepentingan dan syahwat semata, sehingga mereka mudah mengikuti langkah-langkah orang barat yang menghancurkan umat islam lewat ide-ide mereka, kalau kita ngga kaji, cuman belajar dibangku sekolah to' dan ngga ngaji, bisa kacau.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pacaran Dalam Islam

Antara Fiqroh, Thoriqoh dan Kehancurann.